
Cara masuk Raudhah menjadi informasi yang banyak dicari oleh calon jamaah umroh, termasuk masyarakat Madiun yang sedang mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci. Banyak jamaah memiliki impian untuk dapat melaksanakan salat sunnah dan memperbanyak doa di Raudhah karena tempat ini memiliki keutamaan yang istimewa. Namun, saat ini kunjungan ke Raudhah sudah mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi sehingga tidak semua jamaah dapat masuk secara bebas seperti dahulu.
Oleh karena itu, setiap jamaah perlu memahami syarat, aturan terbaru, serta tata cara kunjungan agar ibadah berjalan dengan tertib dan nyaman. Pada artikel ini, Anda akan mempelajari cara masuk Raudhah 2026, aturan yang berlaku, persiapan sebelum berkunjung, hingga adab yang perlu dijaga selama berada di Masjid Nabawi.
Apa Itu Raudhah dan Mengapa Banyak Jamaah Ingin Beribadah di Sana?
Raudhah merupakan area yang berada di dalam Masjid Nabawi, tepatnya di antara mimbar Rasulullah ﷺ dan rumah beliau. Tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi paling mulia karena Rasulullah ﷺ bersabda bahwa area tersebut merupakan taman di antara taman-taman surga.
Karena keutamaannya, banyak jamaah haji maupun umroh berharap dapat melaksanakan shalat sunnah, berdoa, dan berdzikir di Raudhah. Meskipun demikian, penting dipahami bahwa kemuliaan tempat ini tidak boleh menjadi alasan untuk saling berdesakan ataupun mengabaikan adab kepada sesama muslim.
Bagi jamaah asal Madiun yang akan berangkat umroh, memahami aturan masuk Raudhah sejak sebelum keberangkatan akan membantu perjalanan ibadah menjadi lebih tenang karena seluruh proses sudah dipersiapkan dengan baik.
Siapa Saja yang Bisa Masuk ke Raudhah?
Secara umum, jamaah haji maupun jamaah umroh memiliki kesempatan untuk mengunjungi Raudhah selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Beberapa syarat yang perlu diperhatikan antara lain:
- Berstatus sebagai jamaah haji atau umroh yang memiliki dokumen perjalanan yang sah.
- Memiliki jadwal kunjungan sesuai sistem yang berlaku.
- Mengikuti seluruh aturan yang ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi.
- Mematuhi arahan petugas selama berada di area Masjid Nabawi.
Ketentuan tersebut dibuat untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban seluruh jamaah yang berasal dari berbagai negara.
Aturan Terbaru Masuk Raudhah Tahun 2026
Seiring meningkatnya jumlah jamaah setiap tahun, Pemerintah Arab Saudi terus menerapkan sistem pengaturan kunjungan ke Raudhah agar tidak terjadi kepadatan yang berlebihan.
Beberapa aturan terbaru masuk Raudhah yang perlu diketahui meliputi:
- Kunjungan dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
- Kuota kunjungan dibatasi setiap harinya.
- Pembagian Shift dan Jam Operasional Dinamis: Jadwal kunjungan terbagi ke dalam beberapa sesi atau shift yang diatur secara ketat oleh sistem dan bersifat dinamis.
- Titik Pintu Masuk (Gate) Khusus: Akses menggunakan gerbang spesifik yang telah dipisahkan antara jamaah laki-laki dan perempuan (misalnya Gate King Fahd atau Gate Al-Baqi’).
- Jamaah wajib mengikuti arahan petugas Masjid Nabawi.
- Tidak diperkenankan memaksakan masuk apabila tidak memiliki jadwal.
- Reservasi kunjungan wajib dilakukan melalui aplikasi Nusuk.
Pengurusan Jadwal Raudhah Melalui Aplikasi Nusuk
Pemerintah Arab Saudi menggunakan aplikasi Nusuk sebagai sistem resmi untuk pengaturan reservasi kunjungan ke Raudhah. Melalui sistem ini, jadwal kunjungan akan disesuaikan dengan kuota sehingga tidak semua jamaah dapat memilih waktu kunjungan secara bebas.
Bagi jamaah yang berangkat bersama Al Marwah, Anda tidak perlu khawatir mengenai proses pengurusan aplikasi Nusuk. Seluruh proses registrasi, pengelolaan aplikasi, hingga pengajuan reservasi jadwal kunjungan Raudhah akan diurus oleh tim Al Marwah sesuai prosedur yang berlaku.
Jadwal kunjungan tetap mengikuti persetujuan dan kuota yang diberikan oleh otoritas Arab Saudi. Oleh karena itu, jamaah cukup mengikuti arahan dari pembimbing agar proses kunjungan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Tidak perlu repot mengurus aplikasi Nusuk sendiri. Bersama Al Marwah, seluruh proses pengurusan aplikasi Nusuk dan reservasi jadwal Raudhah akan dibantu oleh tim kami sesuai ketentuan yang berlaku. Anda dapat lebih fokus mempersiapkan ibadah dengan tenang.
Persiapan Sebelum Masuk Raudhah
Persiapan yang baik akan membantu jamaah menjalani ibadah dengan lebih nyaman.
- Memastikan Jadwal Kunjungan: Pastikan Anda mengetahui jadwal yang telah diperoleh melalui sistem sehingga tidak terlambat menuju lokasi antrean.
- Membawa Identitas: Siapkan identitas atau dokumen penting, termasuk izin digital/Tasrih di aplikasi Nusuk.
- Datang Lebih Awal: Datang beberapa saat sebelum jadwal dimulai agar dapat mengikuti antrean di pintu masuk dengan lebih tertib.
- Berpakaian Sopan: Gunakan pakaian yang sesuai syariat, bersih, dan nyaman.
- Menjaga Kondisi Fisik: Pastikan tubuh dalam keadaan sehat karena perjalanan menuju Raudhah memerlukan waktu berjalan kaki dan antre.
Adab Saat Berziarah di Raudhah
Selain memahami cara masuk Raudhah, jamaah juga perlu menjaga adab selama berada di Raudhah. Tujuan utama berkunjung adalah beribadah kepada Allah SWT, bukan sekadar mengunjungi tempat bersejarah.
Beberapa adab yang perlu diperhatikan yaitu:
- Meluruskan niat hanya karena Allah SWT.
- Menjaga ketenangan dan tidak membuat kegaduhan.
- Tidak mendorong atau menyakiti jamaah lain.
- Memperbanyak doa, dzikir, dan salat sunnah sesuai kesempatan.
- Tidak berlama-lama apabila masih banyak jamaah yang menunggu giliran.
- Mengikuti arahan petugas demi menjaga ketertiban bersama.
Doa dan Amalan yang Dianjurkan Saat Berada di Raudhah
Raudhah merupakan salah satu tempat mustajab untuk berdoa. Meskipun tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan ketika memasuki Raudhah, jamaah dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat sunnah, dzikir, istighfar, membaca Al-Qur’an, serta memanjatkan doa-doa terbaik kepada Allah SWT.
Apabila mendapatkan kesempatan berada di Raudhah, dahulukan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat apabila memungkinkan. Setelah itu, perbanyak doa untuk memohon ampunan, keberkahan hidup, kemudahan urusan, kesehatan, serta husnul khatimah.
Beberapa doa yang dapat dibaca antara lain:
Doa Memohon Ampunan
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَارْزُقْنِي
Allahummaghfir li warhamni wahdini wa ‘afini warzuqni.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, berilah aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan berilah aku rezeki.”
Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.”
Perbanyak Shalawat kepada Rasulullah ﷺ
Selain berdoa, jamaah juga dianjurkan memperbanyak shalawat kepada Rasulullah ﷺ karena berada di Masjid Nabawi merupakan kesempatan yang sangat mulia.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.
Artinya:
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”
Catatan: Tidak ada bacaan khusus yang diwajibkan saat memasuki Raudhah. Yang terpenting adalah memperbanyak doa dengan penuh keikhlasan, menjaga adab, tidak terburu-buru, serta tidak mengganggu jamaah lain.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Berada di Raudhah
Ada beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan sebagian jamaah dan sebaiknya dihindari, di antaranya:
- Berebut tempat hingga menimbulkan keributan.
- Mendorong atau berdesakan dengan jamaah lain.
- Terlalu sibuk mengambil foto maupun video secara berlebihan.
- Mengabaikan arahan petugas terkait batas waktu dan jalur keluar-masuk.
- Datang di luar jadwal atau shift yang telah ditentukan di aplikasi Nusuk.
Sebagai tamu Allah, setiap jamaah hendaknya menunjukkan akhlak yang baik dengan menghormati sesama muslim serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.
FAQ
Apakah masuk Raudhah harus menggunakan aplikasi Nusuk?
Ya. Saat ini reservasi kunjungan wajib dilakukan melalui aplikasi Nusuk sesuai kebijakan Pemerintah Arab Saudi.
Apakah masuk Raudhah dikenakan biaya?
Tidak. Kunjungan ke Raudhah tidak dipungut biaya, namun jamaah tetap harus mengikuti prosedur dan memperoleh jadwal kunjungan resmi.
Berapa lama waktu berada di Raudhah?
Durasi kunjungan relatif singkat dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan petugas serta kondisi kepadatan jamaah.
Apakah wanita juga bisa masuk Raudhah?
Bisa. Jamaah wanita memperoleh kesempatan berkunjung sesuai jadwal, shift khusus, dan ketentuan pintu masuk yang berlaku bagi perempuan.
Bagaimana jika tidak mendapatkan jadwal kunjungan?
Apabila kuota penuh, jamaah perlu menunggu ketersediaan jadwal berikutnya. Mempercayakan pengurusannya pada travel agent seperti Al Marwah akan membantu mengoptimalkan peluang mendapatkan jadwal.
Penutup
Memahami cara masuk Raudhah sebelum berangkat umroh akan membantu jamaah menjalani ibadah dengan lebih tertib dan tenang. Selain mengetahui aturan terbaru masuk Raudhah 2026, jamaah juga perlu menjaga adab selama berada di Masjid Nabawi agar ibadah menjadi lebih khusyuk dan membawa keberkahan.
Apabila Anda sedang merencanakan perjalanan ibadah, silakan lihat pilihan paket umroh Madiun untuk memilih jadwal keberangkatan yang sesuai. Informasi lengkap mengenai layanan dan pendampingan jamaah juga dapat diakses melalui situs utama almarwahtour.com.
Wujudkan Impian Beribadah di Raudhah
Ingin berangkat umroh dengan pendampingan mulai dari persiapan dokumen, pengurusan aplikasi Nusuk, hingga informasi jadwal kunjungan Raudhah? Hubungi Admin Al Marwah sekarang juga dan dapatkan informasi paket umroh terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.





